Kelola Puluhan Blog, Angkat Karyawan sebagai Penerjemah
Hanya mengingatkan!!Sebelum melanjutkan baca.
Anda tentu akan lebih banyak tahu jika Anda mulai terbuka kepada informasi apapun. Pilih informasi yang ingin Anda ketahui sekarang :
Diam-diam, blogger-blogger mulai bermunculan di Madiun. Mereka memanfaatkan blog untuk berkespresi serta menuangkan gagasan dan pengalaman melalui dunia maya. Bahkan, ada yang setiap bulannya mampu meraup ratusan dolar dari blog.
DWI NR. DILIANA, Madiun.
SUASANA sebuah warnet di Jalan Bali, Kota, siang itu tampak ramai. Belasan room yang ada terlihat penuh. Maklum, bulan puasa banyak anak muda yang menghabiskan waktu menunggu bedug maghrib dengan internetan. Ada yang chatting, ada pula yang browsing sambil mendengarkan musik lewat headphone. Begitu pula Bayu Mukti Cahyo, tampak asyik di depan komputer. Namun, sambil browsing, salah satu blogger Madiun itu sibuk menulis semacam artikel. ”Lagi update postingan (artikel untuk mengisi blog, Red),” ujar Bayu.
Sebagai blogger, keseharian Bayu tak bisa dilepaskan dari internet. Hampir tiap hari remaja yang baru lulus SMA ini menghabiskan waktunya ngenet di depan komputer. Mulai dari meng-update blog, blogwalking (berkunjung ke blog lain), hingga chatting dengan sesama blogger. ”Sehari saya bisa sampai tujuh jam di depan komputer,” ungkapnya.
Perkenalan Bayu dengan dunia blog secara tidak sengaja. Pada awal tahun 2007 lalu, suatu hari saat ngenet ia menemukan sebuah website yang mengajarkan cara-cara membuat blog. Selain itu, keuntungan yang diperoleh dari profesi blogger. ”Saya tertarik karena pada salah satu artikel disebutkan jadi blogger bisa mendatangkan banyak uang,” tuturnya.
Berawal dari situ, remaja 19 tahun ini mulai belajar membuat blog secara otodidak. Akhirnya dia berhasil membuat satu blog, yang kemudian diisinya dengan artikel-artikel yang diangkat dari pengalaman pribadi. Tapi karena masih terobsesi membuat blog yang dapat menghasilkan uang, Bayu kemudian membuat beberapa blog tambahan. Beberapa di antaranya berbahasa Inggris.
Kemudian ia mendaftarkan blognya pada program-program yang menghasilkan dolar. Salah satunya Google Adsense. Tak disangka, program yang diikutinya itu membuahkan hasil. ”Waktu itu rasanya tidak percaya bisa menghasilkan sampai puluhan dolar,” katanya
Seiring waktu, pengetahuan Bayu seputar blog kian bertambah. Bahkan, salah satu blognya bayumukti.com yang pengunjung per harinya mencapai ribuan, kini jadi semacam rujukan bagi blogger-blogger untuk belajar ngeblog, terutama terkait dengan search engine optimazion (SEO) dan monetize blog.
Di sisi lain, penghasilan Bayu dari internet juga terus berkembang. Kini, dalam satu bulan ia mampu meraih pendapatkan rata-rata 250 dolar. Dan, untuk menunjang aktivitasnya mengais dolar dari internet, sejak bulan lalu ia mengangkat seorang karyawan. ”Salah satu teman SMA saya ajak membantu saya men-translate (menerjemahkan) artikel yang saya buat ke bahasa Inggris,” ujarnya.
Mengais dolar dari blog juga dilakukan Iwan Restiono. Kini, pemuda 23 tahun itu mampu meraup tak kurang 180 dolar setiap bulannya dari hobinya ngeblog. ”Penghasilan saya kebanyakan dari program paid review,” kata Iwan.
Di kalangan blogger, paid review saat ini sedang jadi primadona. Tugas blogger adalah me-review produk atau jasa tertentu dengan imbalan dolar. Nilainya bervariasi tergantung penawaran advertiser. Review umumnya dalam bahasa Inggris.
Untuk mengerjakan job dari advertiser, Iwan kadang memanfaatkan jasa content writer yang bertebaran di internet untuk menerjemahkan review-nya. Biasanya, kata Iwan, setiap satu review biayanya 7 sampai 10 dolar. (kotangawi.com)
Lagi nyari contoh pidato? Klik sekarang kumpulan .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar